Click here for Myspace Layouts

Thursday, October 7, 2010

hujan..

memang ini bukan saatnya untuk mengeluh..
bukan saatnya menangis
disaat semuanya sedang terluka..skali lagi bukan waktunya untuk menangis
ini memang jalan yang sudah aku pilih, maka apapun harus aku terima..

di pagi yang cerah.. tetapi mendung
satu hal..., senyum untuk semuanya untuk meyakinkan aku tidak apa
untuk menguatkan sahabat sahabatku yang terluka
sulit rasanya tersenyum saat kita sendiri terluka
hanya satu kata yang bisa menguatkan hati hati yang menangis
mengingat cerita bilal bin rabbah yang tidak mengeluh saat dirinya dicambuk, dihina..
melainkan hanya mengatakan AHAD... AHAD... AHAD..
ya... cerita bilal itu yang menopang rapuhnya jiwa
bilal selalu membuatku malu saat ingin menangis

walau aku tidak sekuat bilal, aku ingin membuat mu kuat sahabatku
walau kata kataku tidak seindah mutiara yang dipuji puji
walau aku tidak tahu bagaimana membuatmu berhenti menangis
aku memahami dengan sangat, aku bukanlah sastrawan yang dengan mudah membuat untaian kalimat yang menyentuh, aku bukan seperti ibu berhati lembut dan teduh yang membuat anak anaknya tegar
aku tahu itu.. maafkan aku
aku hanya ingin membuatmu kuat
walaupun aku sendiri tidak tahu bagaimana menjadikan diri ini kuat
ya aku mengakui.. aku benci melihatmu menangis berlarut, karena waktu ini terlalu berhaga untuk nya terus menangis


dan aku merasa sangat kecil saat dirinya mulai mengetahui bahwa seseorang yang menulis surat untuknya saat dia menangis kini sangat rapuh, aku malu..


maafkan aku sahabatku...

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (Al baqarah:45)

3 comments: